Apa itu Surat Kuasa ? Pengertian, Jenis, Ciri-ciri dan Contohnya

Apa itu Surat Kuasa ? Pengertian, Jenis, Ciri-ciri dan Contohnya

Apa itu surat kuasa? Pada artikel kali ini mediaproperti.net akan membahas tentang legalitas bab cara membuat surat kuasa, pengertian, jenis-jenisnya, ciri-ciri dan contoh surat kuasa yang bisa Anda pelajari untuk keperluan suatu hal.

Surat kuasa merupakan salah satu jenis surat yang formal dalam memenuhi suatu kepentingan yang tidak boleh di wakilkan. Sebenarnya surat ini ini digunakan untuk memindahkan suatu hak wewenang dari Anda ke pihak lain sebagai wali kuasa.

Dengan sifat surat yang sangat pentingnya ini, menjadikan surat ini tidak boleh sembarang di berikan kepada orang lain. Lalu bagaimana cara membuat surat kuasa yang baik dan benar serta contoh surat kuasa yang bisa di jadikan sebuah referensi? Silahkan simak sampai selesai.

Apa itu Surat Kuasa ? Pengertian, Jenis, Ciri-ciri dan Contohnya

Pengertian, Apa itu Surat Kuasa ?

Secara umum, pengertian dari surat kuasa adalah dokumen formal/surat formal yang digunakan untuk menyampaikan informasi atau pesan kepada orang lain baik dalam bentuk kertas maupun digital. Menurut fungsinya, surat kuasa adalah persetujuan atau kuasa yang diberikan Anda kepada orang lain untuk melakukan suatu urusan atas nama pemberi kuasa.

Ketentuan tentang pemberian kuasa kepada orang lain secara resmi telah diatur dalam Pasal 1792 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPer). Terdapat dua pihak terkait yang terlibat dalam dokumen ini, yaitu pemberi kuasa dan penerima kuasa.

Sederhananya, surat kuasa adalah pemberian wewenang kepada orang lain untuk melakukan suatu urusan atas nama pihak yang memberi kuasa. Dokumen tersebut kemudian akan digunakan sebagai bukti bahwa delegasi telah diberikan oleh pihak terkait dan dapat menjalankan tugasnya sesuai apa yang tertulis.

Dengan demikian, surat kuasa adalah dokumen penting/legalitas untuk membantu seseorang dalam melakukan suatu tugas namun terhambat untuk menyelesaikannya. Dokumen resmi ini dapat digunakan ketika ingin mengurus pajak kepemilikan properti akan tetapi Anda tidak dalam kondisi fisik yang memungkinkan untuk pergi.

Pemberian surat ini kepada orang lain dapat dianggap sebagai bukti bahwa seseorang tersebut telah dipercaya dan memiliki wewenang untuk menggantikan pihak yang bersangkutan.

Ciri-Ciri Surat Kuasa

Terdapat hal yang berbeda dengan surat lainnya, surat pemberian kuasa mempunyai beberapa ciri utama tersendiri dalam penyusunannya. Diantara cirinya sebagai berikut.

  • Disusun menggunakan Bahasa Indonesia baku yang mudah dipahami.
  • Inti dari dokumen memuat pernyataan untuk pemberian wewenang atau pengalihan kekuasaan kepada penerima.
  • Tercantum judul “Surat Kuasa”
  • Adapun tata bahasa yang digunakan jelas, singkat, dan padat.

Jenis Surat Kuasa

Umumnya, surat ini terbagi menjadi beberapa jenis yang dibedakan berdasarkan pengirim maupun kebutuhan dari surat tersebut. Adapun contoh, cara penyusunan hingga format surat kuasa akan dijelaskan berikut.

  1. Surat Kuasa Umum
Contoh Surat Kuasa Umum
Contoh Surat Kuasa Umum

Kuasa ini bertujuan untuk memberikan kuasa kepada seseorang untuk mengurus suatu kepentingan pemberi kuasa yaitu:

Baca juga :

  1. Contoh Surat Kuasa Ahli Waris, Pengertian dan Cara Membuat
  2. Contoh Surat Perjanjian Sewa Rumah Format Lengkap SAH Sesuai Hukum
  3. Contoh Surat Jual Beli Tanah Lengkap dan Cara Membuat Terbaru !
  4. Cara Membuat Surat Perjanjian Sewa Tanah di Indonesia dan Contohnya yang SAH
  • Mengurus harta kekayaan pemberi kuasa

Menurut M.Yahya Harahap dalam bukunya Hukum Acara Perdata Tentang Gugatan, Persidangan, Penyitaan, Pembuktian dan Putusan Pengadilan hlm 6 yaitu; dari segi hukum, kuasa umum adalah pemberian kuasa mengenai pengurusan yang disebut beherder atau manajer untuk mengatur kepentingan pemberi kuasa.

  1. Surat Kuasa Khusus
Contoh Surat Kuasa Khusus
Contoh Surat Kuasa Khusus

Pasal 123 ayat (1) HIR/Pasal 147 ayat (1) RBG hanya mensyarat pokok saja yaitu, berbentuk tertulis atau akta dan hanya berisi formulasi “memberi kuasa kepada seseorang untuk mewaki pemberi kuasa menghadap di semua pengadilan”.

Mahkamah Agung menyempurnakan syarat dalam surat kuasa khusus di Pengadilan melalui Surat Edaran Mahkamah Agung (“SEMA”), yaitu:

  1. SEMA Nomor 2 Tahun 1959, tanggal 19 Januari 1959;
  2. SEMA Nomor 5 Tahun 1962, tanggal 30 Juli 1962;
  3. SEMA Nomor 01 Tahun 1971, tanggal 23 Januari 1971; dan
  4. SEMA Nomor 6 Tahun 1994, tanggal 14 Oktober 1994.

Berdasarkan ke-4 SEMA tersebut diatas, maka secara garis besar syarat-syarat dan formulasi Surat Kuasa Khusus adalah :

  • Menyebutkan dengan jelas dan spesifik surat kuasa, untuk berperan di pengadilan;
  • Menyebutkan kompetensi relatif, pada Pengadilan Negeri mana kuasa itu dipergunakan mewakili kepentingan pemberi kuasa;
  • Menyebutkan identitas dan kedudukan para pihak (sebagai penggugat dan tergugat);
  • Menyebutkan secara ringkas dan konkret pokok dan obyek sengketa yang diperkarakan antara pihak yang berperkara. Paling tidak, menyebutkan jenis masalah perkaranya.

Bentuk kuasa inilah yang menjadi landasan pemberian kuasa untuk bertindak di depan Pengadilan mewakili kepentingan pemberi kuasa sebagai principal. Contoh surat kuasa khusus lainnya, surat kuasa untuk menjual rumah.

  1. Surat Kuasa Istimewa
Contoh Surat Kuasa Istimewa
Contoh Surat Kuasa Istimewa

Surat kuasa ini dibuat ketika sesorang yang wajib melakukan sesuatu tidak dapat melakukan hal tersebut karena sesuatu hal. Sehingga suatu tindakan yang hanya dapat dilakukan oleh orang yang bersangkutan secara pribadi dapat diwakilkan kepada kuasa.

Tentang lingkup tindakan berdasarkan surat kuasa ini yaitu;

  • untuk memindahtangankan benda-benda milik pemberi kuasa atau untuk meletakkan hak tanggugan di atas benda tersebut;
  • untuk membuat perdamaian dengan phak ketiga;
  • untuk mengucapkan sumpah tertentu.

Menurut R. Sosilo menafsirkan Pasal 123 HIR yang menyatakan surat kuasa istimewa hanya dapat diberikan dalam bentuk surat yang sah yaitu surat kuasa dalam bentuk akta otentik (Notaris).

  1. Surat Kuasa Perantara
Contoh Surat Kuasa Perantara
Contoh Surat Kuasa Perantara

Berdasarkan pasal 1792 dan Pasal 62 KUHD, kuasa ini dibuat memberikan perintah kepada pihak kedua sebagai perwakilan dalam melakukan perbautan hukum tertentu dengan pihak ketiga (broker dan factor/ perwakilan dagang).

  1. Surat Kuasa Insidentil
Contoh Surat Kuasa Insidentil
Contoh Surat Kuasa Insidentil

Kata insidentil diartikan bahwa penulisan surat ini berdasarkan suatu insiden maupun peristiwa. Biasanya, surat dibuat oleh pemberi dan penerima kuasa yang masih mempunyai hubungan darah.

Misalnya saja, untuk berbicara di pengadilan setelah memperoleh izin dari ketua pengadilan. Adapun penerima kuasa bukan seorang pengacara dan tidak menerima uang dari pemberi kuasa.

  1. Surat Kuasa Resmi
Contoh Surat Kuasa Resmi
Contoh Surat Kuasa Resmi

Surat pemberian kuasa resmi adalah salah satu jenis surat yang bersifat formal. Biasanya, surat ini diterbitkan oleh suatu perusahaan, lembaga maupun instansi pemerintahan untuk dinas keluar kota dan menghadiri acara.

Umumnya, template surat kuasa resmi ini berisikan wewenang kepada para karyawan untuk melakukan kegiatan demi kepentingan perusahaan. Berikut ini contoh penulisan surat resmi.

Format penulisan Surat Kuasa

Dalam format cara membuat surat kuasa, terdapat 9 bagian yang harus tertulis di dalamnya. Hal-hal yang harus tercantum dalam surat kuasa adalah sebagai berikut:

  • Judul
  • Kalimat pembuka (biasanya berisi kata keterangan waktu)
  • Identitas pemberi dan penerima kekuasaan
  • Jenis (baik umum atau khusus)
  • Subjek yang diotorisasi
  • Secara hukum, klausul hak penyimpanan harus disertakan
  • Klausul pemberian hak substitusi
  • Penutupan
  • Tanda tangan pihak terkait disertai cap dan cap jempol

Beberapa Contoh Surat Kuasa

Nah, tadi sudah mempelajari tentang pengertian apa itu surat kuasa, ciri-cirinya, jenisnya, dan format penulisan. Selanjutnya akan kami berikan beberapa contoh yang bisa Anda gunakan sebagai referensi seperti kebutuhan pada saat ini.

Contoh Surat Kuasa Pengambilan Uang di Bank

Contoh Surat Kuasa Pengambilan Uang di Bank
Contoh Surat Kuasa Pengambilan Uang di Bank

Contoh surat kuasa tanah

Contoh surat kuasa tanah
Contoh surat kuasa tanah

Contoh Surat Kuasa Pengambilan Gaji

Contoh Surat Kuasa Pengambilan Gaji
Contoh Surat Kuasa Pengambilan Gaji

Contoh Surat Kuasa Pengambilan Ijazah

Contoh Surat Kuasa Pengambilan Ijazah
Contoh Surat Kuasa Pengambilan Ijazah

Contoh surat kuasa ahli waris

Contoh surat kuasa ahli waris
Contoh surat kuasa ahli waris

Baca juga : Bagaimana Cara dan Biaya Pecah Sertifikat Tanah Terbaru

Hal Yang Sangat Penting Dalam Pembuatan Surat Kuasa

Setelah mengetahui jenis dari surat pemberian kuasa, ada beberapa hal sangat penting lainnya yang harus Anda ketahui dalam pembuatan surat untuk diberikan kepada pihak lain. Berikut ini penjelasan lengkapnya.

  1. Pilih Orang yang Dipercaya
    Biasanya, surat ini berisi wewenang penting dan bahkan memiliki nilai besar. Dengan begitu, Anda harus memperhatikan pihak penerima kuasa. Pihak tersebut haruslah orang yang memang Anda percayai untuk menghindari hal buruk seperti penyalahgunaan kuasa.
  2. Bawa Dokumen
    Dalam upaya untuk mencegah adanya kesalahan data Anda atau penerima kuasa ketika membuat surat, maka Anda harus melampirkan dokumen asli sebagai proses verifikasi. Hal ini dilakukan agar amanah dapat terlaksana dengan lancar.Misalnya, Anda ingin memberikan kuasa atas pengurusan pajak, maka Anda harus membawa dokumen asli berupa kartu identitas dan NPWP Anda saat penyusunan surat pemberian kuasa.
  3. Cap atau Materai
    Materai menjadi bukti bahwa surat yang Anda buat sudah sah di depan hukum dan pengadilan. Sehingga, hal-hal buruk seperti penyelewengan kuasa dapat dihindari. Pastikan penerima kuasa maupun pemberi kuasa menandatangani surat di atas materai.

Itulah tadi tentang pembahasan lengkap mengenai surat kuasa dan cara membuatnya. Dari uraian diatas, maka dapat dikatakan bahwa surat kuasa merupakan dokumen penting untuk membuktikan perwakilan resmi atas penugasan seseorang.

Selain itu, surat kuasa memiliki signifikansi penting untuk membuktikan sebuah kuasa atas urusan orang lain. Adanya dokumen ini membantu pihak-pihak terkait untuk memastikan keamanan suatu urusan karena dokumen tersebut dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat membantu para pembaca di website mediaproperti.net

mediaproperti

Halo, Saya adalah penulis artikel dengan judul Apa itu Surat Kuasa ? Pengertian, Jenis, Ciri-ciri dan Contohnya yang dipublish pada May 18, 2022 di website Media Properti

Artikel Terkait

1 Comment

  1. […] dalam berbagai jenis, beberapa diantaranya adalah surat kuasa umum dan surat kuasa khusus. Adapun contoh surat kuasa sendiri adalah surat kuasa dari pemberi kuasa ke pihak lain untuk mengurusi harta bendanya. Membuat […]

Leave a Comment