Contoh Surat Jual Beli Tanah Lengkap dan Cara Membuat Terbaru !

Contoh Surat Jual Beli Tanah Lengkap dan Cara Membuat Terbaru !

Contoh Surat jual beli tanah pada dasarnya yang membuat adalah notaris atau pejabat pembuat akta tanah untuk membantu melancarkan transaksi antara penjual dan pembeli tanah. Namun anda selaku pemilik tanah juga bisa loh membuat surat jual beli tanah secara mandiri. Mau tahu bagaimana prosedur membuat surat jual beli tanah tersebut? Yuk simak pembahasannya pada artikel di bawah ini.

Kita ketahui sebuah transaksi yang memiliki nominal nilai jual yang sangat tinggi, pastinya ada sebuah hitam di atas putih sebagai bukti dari transaksi tersebut. Untuk melengkapi legalitas dan memiliki kekuatan di mata hukum, maka sangat di wajibkan dalam transaksi membuat surat jual beli tersebut.

Apabila jika Anda ternyata meremehkan transaksi tersebut di karenakan yang membeli adalah teman dekat atau salah satu keluarga dan tidak membuat surat penyataan dari hasil jual beli tersebut, maka Anda sudah melakukan kesalahan fatal untuk menjamin kelancaran di masa depan.

Maka dari itu, setiap prosedur yang perlu dilalui supaya proses jual-beli rumah, tanah dan properti lainnya berjalan lancar serta tidak ada proses yang menyimpang.

Maka salah satu yang perlu dilakukan adalah membuat surat jual beli tanah, rumah, properti untuk menghindari hal yang tidak diinginkan suatu esok hari setelah selesai transaksi.

Dengan surat ini, penjual dan pembeli bisa terhindar dari penipuan. Surat ini juga bisa menjadi antisipasi jika pihak penjual maupun pihak pembeli ingkar janji, alias melakukan wanprestasi.

Contoh Surat Jual Beli Tanah Lengkap dan Cara Membuat Terbaru

Pengertian Surat Jual Beli Tanah

Bagi Anda yang belum mengetahui apa itu surat perjanjian jual beli tanah, pengertiannya adalah sebuah dokumen kesepakatan antara si penjual dan pembeli secara tertulis untuk melakukan satu transaksi jual beli tanah.

Kedepannya surat ini bisa dijadikan sebagai pedoman dalam menghindari konflik antara kedua belah pihak yang melakukan transaksi.

Pada umumnya surat jual beli tanah dibuat dengan bantuan notaris. Tapi tidak menutup kemungkinan juga bagi Anda melakukan pembuatan surat jual beli secara mandiri dengan materai di atasnya.

Memang dalam pandangan hukum, surat kuasa yang di buat oleh bantuan notaris memiliki kekuatan yang lebih kuat dibandingkan dibuat sendiri.

Manfaat Surat Jual Beli Tanah

Dengan adanya membuat surat jual beli tanah sejak awal melakukan transaksi jual beli, memiliki fungsi yang sangat kuat untuk bukti yang kongkrit dalam transaksi terhadap pembeli Anda. Selain itu, ada juga manfaat lainya bisa Anda peroleh dalam pembuatan contoh surat jual beli tanah. Berikut ini manfaat surat jual beli tanah :

  • Menegaskan posisi kedua belah pihak di mata hukum
  • Menjadi pengikat agar pembeli memenuhi janji yang telah disepakati
  • Menjadi jaminan bahwa tanah yang diperjualbelikan benar-benar milik pribadi dan bukan tanah sengketa atau tanah wakaf
  • Melindungi hak dan kewajiban penjual dan pembeli
  • Bagi penjual, surat ini menjadi pengikat agar pembeli menepati janji untuk benar-benar membeli tanah yang dijual
  • Bagi pembeli, surat ini menjadi jaminan bahwa tanah yang dibeli bukanlah tanah sengketa, tanah wakaf, atau tanah warisan yang haknya tak boleh dialihkan.

Syarat Pembuatan Surat Jual Beli Tanah

Surat perjanjian jual beli tanah yang dibuat di bawah tangan tetap harus mengandung unsur-unsur Pasal 1320 KUH Perdata, yaitu:

  1. Adanya kata sepakat di antara penjual dan pembeli
  2. Pihak penjual dan pembeli cakap dalam melakukan transaksi jual beli tanah
  3. Hak atas tanah harus jelas
  4. Transaksi tidak bertentangan dengan hukum.

Tanpa ada syarat tersebut, maka surat perjanjian tidak sah. 

Isi Surat Perjanjian Jual Beli Tanah

Dalam surat perjanjian jula beli tanah, terdapat beberapa komponen yang wajib ada dalam surat tersebut. Apa saja yang dibutuhkan untuk membuat surat perjanjian jual beli tanah untuk di lampirkan?

  1. Identitas (nama lengkap, NIK, pekerjaan, alamat pihak yang bertransaksi)
  2. Keterangan properti (luas dan titik bangunan)
  3. Pasal hak dan kewajiban
  4. Tanda tangan dan materai

Cara Membuat Surat Jual Beli Tanah

Nah jika Anda sudah mengetahui pengertian dari surat perjanjian jual beli tanah di atas beserta manfaatnya, syarat sahnya dan isi dari surat perjanjian. Dibawah ini bisa Anda pelajari cara membuat surat jual beli tanah dengan langkah-langkah yang dilakukan.

1. Siapkan Dokumen yang Berkaitan

Langkah pertama yang perlu anda siapkan dalam cara membuat surat jual beli tanah adalah menyiapkan dokumen yang dijadikan sebagai lampiran yang berkaitan, seperti:

Di samping itu, jika transaksi yang dilakukan melibatkan objek warisan, maka berkas lain seperti surat pernyataan ahli waris jual beli tanah juga harus disiapkan. Tahap ini harus dilakukan dengan teliti agar tidak ada kerancuan informasi. Pernyataan ahli waris ini di tanda tangani oleh seluruh anggota keluarga, dalam arti semua anak kandung yang menerima dan memiliki hak waris tersebut dan disertai dengan materai.

2. Mencantumkan Isi Surat

Ketika seluruh berkas yang disiapkan sudah lengkap, tahap selanjutnya adalah menuliskan isi surat kesepakatan. Jangan lupa untuk cantumkan segala hak, kewajiban, maupun syarat dan ketentuan yang berhubungan dengan pihak terkait secara detail . Hal ini bertujuan untuk menghindari adanya miskomunikasi di masa mendatang.

Baca Juga: Contoh Surat Perjanjian Sewa Tanah yang Sah

3. Melakukan Transaksi dan Mengesahkan Berkas

Seusai membuat surat perjanjian jual beli dengan dilengkapi dengan pasal pasalnya, selanjutnya Anda baru bisa melakukan transaksi bersama pembeli. Dalam tahap ini, baiknya kedua pihak membawa saksi yang bisa dipercaya.

Hal tersebut dilakukan untuk menghindari masalah berkepanjangan. Di samping itu, jangan lupa untuk mencantumkan bukti validasi dokumen berupa tanda tangan, stempel basah, maupun materai. Adapun menurut Pasal 1320 KUH Perdata, ada beberapa syarat lain yang harus dipenuhi agar dokumen ini tetap sah yaitu:

  1. Adanya kesepakatan antara penjual dan pembeli
  2. Kedua belah pihak, penjual dan pembeli sama-sama cakap dalam proses transaksi
  3. Penegasan hak atas tanah
  4. Transaksi yang dilakukan tidak bertentangan dengan hukum

Contoh Surat Jual Beli Tanah

Banyak jenis surat jual beli atau surat perjanjian jual beli sederhana yang bisa dibuat. Anda hanya perlu menyesuaikannya dengan jenis tanah dan bangunan yang menjadi objek transaksi jual beli. Berikut ini beberapa contoh surat perjanjian jual beli tanah dan bangunan sebagai referensi.

Contoh Surat Jual Beli Tanah Sawah

Berikut ini adalah contoh surat jual beli tanah sawah.

SURAT PERJANJIAN

JUAL BELI TANAH SAWAH

Yang bertanda tangan di bawah ini, saya:

Nama               : –

Umur               :

Pekerjaan         :

Alamat            :

Untuk selanjutnya disebut pihak ke I (penjual).

Nama               :

Umur               :

Pekerjaan         :

Alamat            :

Untuk selanjutnya disebut pihak ke II (pembeli)

Pada tanggal 26 Juni 2018 pihak ke I. Telah menjual, lepas/mutlak sebidang tanah sawah seluas 123 M2 kepada pihak ke II dengan harga tunai Rp. 450.000.000,- (empat ratus lima puluh juta rupiah). Pembayaran dilakukan dihadapan saksi-saksi dengan tunai.

Batas-batas tanah tersebut adalah sebagai berikut:

Barat : Berbatasan dengan tanah Asep Suhendra

Timur : Berbatasan dengan tanah Menuk Sukmaningrum

Utara : Berbatasan dengan Tanah Wiwin Yuniarti

Selatan : Berbatasan dengan tanah Alfredo Sipatuhar

Maka, sejak tanggal 19 Januari 2020, tanah sawah tersebut di atas telah menjadi hak milik pihak ke II.

Pada waktu pelaksanaan jual beli tanah tersebut baik pihak ke I (penjual) maupun pihak ke II (pembeli) juga saksi-saksi semuanya menyatakan satu sama lain dalam keadaan sehat, baik jasmani maupun rohani, dan segala sesuatu dengan itikad baik.

Demikian, setelah keterangan isi jual beli ini dimengerti oleh pihak ke I dan pihak ke II, juga saksi-saksi, maka ditanda tanganilah sebagai permulaan saat pemindahan hak milik pihak ke I kepada pihak ke II.

Jakarta, 19 Januari 2020

Pihak Ke I                                                                                              Pihak Ke II

————-                                                                                       —————–

Saksi-saksi

Sanksi I                                            Sanksi II                                         Sanksi III

———                                         ————                                     ————

Contoh Surat Jual Beli Tanah Warisan

Berikut ini adalah contoh surat jual beli tanah warisan:

SURAT PERNYATAAN AHLI WARISKami yang bertanda tangan di bawah ini, kami para ahli waris dari Almarhum _________________ :

1. Nama lengkap : ______________________________

Nomor KTP : ______________________________

Tempat, tanggal lahir : ______________________________

Pekerjaan : ______________________________

Hubungan dengan Almarhum : (Bisa diisi dengan anak kandung, saudara kandung, dll.)

Alamat lengkap : ______________________________

2. Nama lengkap : ______________________________

Nomor KTP : ______________________________

Tempat, tanggal lahir : ______________________________

Pekerjaan : ______________________________

Hubungan dengan Almarhum : (Bisa diisi dengan anak kandung, saudara kandung, dll.)

Alamat lengkap : ______________________________

3. Nama lengkap : ______________________________

Nomor KTP : ______________________________

Tempat, tanggal lahir : ______________________________

Pekerjaan : ______________________________

Hubungan dengan Almarhum : (Bisa diisi dengan anak kandung, saudara kandung, dll.)

Alamat lengkap : ______________________________

Selanjutnya disebut sebagai Pemberi KuasaDengan ini memberikan KUASA kepada:

Nama lengkap : _____________________________

Nomor KTP : _____________________________

Tempat, tanggal lahir : _____________________________

Hubungan dengan pemberi kuasa : (Bisa diisi dengan anak kandung, saudara kandung, dll.)

Pekerjaan : _____________________________

Alamat lengkap : _____________________________

Yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa

Kami sebagai pemberi kuasa menyatakan memberikan kuasa atau wewenang kepada penerima kuasa untuk mengurus penjualan harta waris peninggalan

Almarhum ____________________ yang meninggal pada tanggal ____________.

Adapun harta peninggalan yang dimaksud berupa:

Sebidang tanah dan rumah yang berdiri di atasnya dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) nomor ___________ atas nama ____________.Luas tanah adalah ___________ meter persegi sementara rumah yang berdiri di atasnya seluas ___________ meter persegi.Tanah dan rumah tersebut berlokasi di _________________ (isi dengan alamat jelas).

Adapun batas-batas tanah dan rumah tersebut adalah di sebelah barat adalah _____________, sebelah timur adalah __________, sebelah utara adalah _____________, dan di sebelah selatan adalah _____________.

Kami juga memberikan kuasa kepada penerima kuasa untuk menandatangani Akta Jual Beli Tanah, menerima uang pembayaran, membuat tanda bukti pembayaran (kuitansi), melakukan tindakan hukum dengan pihak ketiga sehubungan dengan harta warisan, serta melakukan tindakan lain yang dianggap perlu.Demikian surat kuasa ini kami buat dengan sebenar-benarnya tanpa ada paksaan dari pihak manapun untuk digunakan sebagaimana mestinya.

Dibuat di : _________________Pada tanggal : _________________Pemberi kuasa :

  1. ___________________ (nama lengkap, tanda tangan asli, dan materai asli)
  2. ___________________ (nama lengkap, tanda tangan asli, dan materai asli)
  3. ___________________ (nama lengkap, tanda tangan asli, dan materai asli)

Penerima kuasa : ____________________

(nama lengkap, tanda tangan asli, dan materai asli)

Saksi : 1. ___________________ (nama lengkap dan tanda tangan asli)

2. ___________________ (nama lengkap dan tanda tangan asli)

Mengetahui,

Lurah Desa ___________ Camat Kecamatan

_______________________________ _________________________

(nama lengkap dan stempel resmi) (nama lengkap dan stempel resmi)

Contoh Surat Jual Beli Tanah Kebun

Berikut ini adalah contoh surat jual beli tanah kebun:

Contoh Surat Jual Beli Tanah Kebun

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah dengan Pembayaran Bertahap

Seperti yang kita ketahui, dalam beberapa transaksi jual beli properti seringkali pembayaran dilakukan dengan cara bertahap dengan alasan dana cash belum tersedia karena besarnya nominal. Salah satunya dengan memberi uang muka terlebih dahulu, berikut ini adalah contoh surat perjanjian jual beli tanah dengan pembayaran bertahap.

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah dengan Pembayaran Bertahap

Demikian artikel tentang contoh surat jual beli tanah atau surat perjanjian jual beli tanah yang bisa di pelajari terlebih dahulu sebelum melakukan transaksi terhadap pembeli agar terhindar dari segala hal yang merugikan. Semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk membagikan artikel ini ya sobat mediaproperti.net

mediaproperti

Halo, Saya adalah penulis artikel dengan judul Contoh Surat Jual Beli Tanah Lengkap dan Cara Membuat Terbaru ! yang dipublish pada May 17, 2022 di website Media Properti

Artikel Terkait

2 Comments

  1. […] halnya dengan surat perjanjian jual beli rumah, membuat surat perjanjian sewa rumah sangat penting untuk dilakukan oleh kedua belah pihak yang […]

  2. […] penting dalam mencegah penyalah gunaan harta tanpa sepengetahuan ahli waris, contohnya dalam proses jual beli tanah dan rumah dari pewaris yang melibatkan pihak […]

Leave a Comment