Contoh Surat Kuasa Ahli Waris, Pengertian dan Cara Membuat

Contoh Surat Kuasa Ahli Waris, Pengertian dan Cara Membuat

Surat kuasa ahli waris adalah surat yang di dalamnya berisi tentang keterangan pewaris dan ahli waris. Ahli waris merupakan orang yang berhak mendapatkan bagian harta warisan dari harta peninggalan pewaris.

Dalam hal ini, ahli waris adalah orang yang memiliki hak secara hukum untuk mendapatkan harta warisan dari pewaris sesuai dengan pembagian tertentu.

Dokumen resmi ini berperan sangat penting dalam mencegah penyalah gunaan harta tanpa sepengetahuan ahli waris, contohnya dalam proses jual beli tanah dan rumah dari pewaris yang melibatkan pihak ketiga.

Dengan adanya artikel pembahasan dari Mediaproperti.net , Apakah Anda sedang berencana membuat Surat Kuasa Ahli Waris? Mari simak dulu pengertian hingga contoh Surat Kuasa Ahli Waris di bawah ini.

Pengertian Surat Kuasa Ahli Waris

Contoh Surat Kuasa Ahli Waris, Pengertian dan Cara Membuat

Surat Pernyataan Ahli Waris diperlukan apabila ada ahli waris yang tinggal berjauhan dengan tanah atau rumah yang akan dijual, sehingga sulit melakukan penandatanganan Akta Jual Beli.

Urusan pengelolaan harta warisan merupakan hal yang cukup sensitif, utamanya apabila melibatkan pihak ketiga. Untuk menghindari masalah dalam proses transaksi jual beli tanah atau rumah warisan tersebut, maka di butuhkan surat kuasa ahli waris yang menyatakan bahwa di dalam surat tersebut berisikan ahli waris yang sah dan betul-betul menghendaki proses transaksi warisan yang di wakilkan oleh pihak ketiga.

Sehingga semua ahli waris dapat tidak perlu hadir. Pengurusan jual beli pun bisa diwakilkan oleh satu ahli waris yang telah diberi kuasa tersebut dengan adanya Surat Pernyataan Ahli Waris. Di Indonesia, dokumen tersebut secara resmi disebut sebagai Surat Kuasa Ahli Waris (SKW).

Sebelum membuat surat kuasa, tentukan terlebih dahulu ahli waris yang berhak menerima harta warisan. Bukti ini dibuat secara tertulis dalam bentuk Surat Pernyataan Ahli Waris yang mencantumkan identitas dari seluruh ahli waris yang berhak.

Dilansir dari HukumOnline.com, Surat Pernyataan Ahli Waris untuk warga negara Indonesia (WNI) asli, dibuat dengan ditandatangani dua orang saksi, disahkan lurah, dan dikuatkan oleh camat setempat. Untuk WNI keturunan Tionghoa, Eropa, Arab, dan India dibuat dengan akta notaris

Persyaratan Mengurus Surat Pernyataan Ahli Waris

Supaya surat kuasa ahli waris tersebut menjadi dokumen legalitas yang sah di mata hukum, maka ada beberapa hal penting yang wajib untuk memenuhi syarat sahnya surat penyataan ahli waris tersebut . persyaratan Surat Pernyataan Ahli Waris berdasarkan situs Resmi Kemenpan (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi).

NoDokumen ahli warisDokumen pewaris
1Asli Surat Keterangan Tanah bermaterai 6000 dan fotokopi (rangkap 1)Surat kematian dari rumah sakit
2Fotokopi alas hak tanah rangkap 1 (satu) seperti Surat Jual Beli, Surat Penyerahan tanah, Akta Jual Beli, Sertifikat Hak Milik (SHM).Surat penguburan
3Fotokopi KTP dan Kartu Keluarga pemilik tanah (rangkap 1).Catatan sipil kematian
4Fotokopi tanda lunas Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tanah (rangkap 1).KK (Kartu Keluarga) yang mencantumkan nama pewaris.Pada tahapan ini juga Anda juga perlu mempersiapkan Surat Pernyataan Ahli Waris sebagai salah satu berkas persiapannya.
5Surat Keterangan Ahli Waris bermaterai 6000 dan fotokopi (rangkap 1)
6Fotokopi KTP semua ahli waris.
7Fotokopi yang menerima harta warisan (khusus Surat Pembagian Harta Warisan).

Setelah itu, pastikan persyaratan lengkap dan tunggu proses pembuatan surat ahli waris sekitar 20 menit di lokasi setempat.

Fungsi dan Manfaat Surat Kuasa Ahli Waris

Surat ini memiliki banyak fungsi dan manfaat yang dapat membantu Anda memudahkan urusan perihal pembagian warisan. Khususnya bagi Anda yang hendak mengurus kepentingan administratif terkait bangunan atau tanah warisan.

1. Sebagai pernyataan sah ahli waris

Tujuan dari pembuatan surat kuasa ahli waris adalah untuk menyatakan ahli waris yang sah. Nantinya, surat ini penting bagi ahli waris untuk melakukan klaim terhadap warisan yang diberikan serta memenuhi kelengkapan atas keperluan administratif. Tanpa adanya surat kuasa ini, ahli waris tidak bisa disebut sebagai penerima warisan yang sah.

2. Mengubah nama kepemilikan tanah atau bangunan

Semua objek warisan akan menjadi pemilik ahli waris apabila pewaris telah meninggal dunia. Dengan begitu, sebagai ahli waris memiliki hak untuk mengubah nama kepemilikan tanah atau bangunan yang telah diwariskan.

Namun, tentu saja pengurusan ini harus disertai dengan surat kuasa ahli waris yang sah. Inilah salah satu pentingnya pembuatan surat kuasa.

3. Melaksanakan kehendak pewaris

Setiap pewaris pasti telah merencanakan kepemilikan aset-aset tertentu kepada orang yang dikehendaki. Maka dari itu, untuk memastikan bagian tersebut telah diterima oleh orang yang tepat dibutuhkan surat kuasa yang resmi dan terikat secara hukum. Hal ini juga berfungsi untuk menghindari sengketa dan perselisihan terhadap objek warisan.

4. Bukti pencairan uang atau deposito pewaris di bank

Apabila pewaris mewariskan sejumlah uang di bank, maka ahli waris wajib menunjukkan surat kuasa kepada pihak bank jika ingin melakukan pencairan.

Mengingat bank tidak bisa membuat tindakan yang gegabah, mereka membutuhkan bukti yang sah untuk bisa melakukan pencairan kepada orang lain.

Cara Membuat Surat Kuasa Ahli Waris

Usai mempersiapkan dokumen persyaratan administrasi di atas, pemohon perlu mengurus surat pengantar atas pernyataan ahli waris dari ketua RT dengan pengesahan dari ketua RW.

Selanjutnya, surat pengantar tersebut beserta dokumen persyaratan lain perlu dibawa ke kantor kecamatan atau kelurahan setempat. Berikut adalah rangkuman mekanisme pembuatan Surat Pernyataan Ahli Waris.

Tahap Pembuatan Surat Pernyataan Ahli Waris

  1. Siapkan Surat Pernyataan sebagai Ahli Waris
  2. Penulisan Data Lengkap Pewaris
  3. Meminta surat pengantar ke ketua RT kemudian pengesahan ke ketua RW
  4. Menyerahkan berkas permohonan ke petugas di kantor kecamatan
  5. Pemeriksaan berkas dan lampiran
  • Jika tidak lengkap dan kurang sesuai, maka permohonan dikembalikan (ditolak)
  • Jika lengkap dan sesuai, maka cetak Surat Pernyataan Ahli Waris
  1. Berkas Surat Pernyataan Ahli Waris diserahkan kepada pemohon.

Baca artikel legalitas lainnya :

Contoh Surat Kuasa Ahli Waris

Bagaimana format Surat Pernyataan Ahli Waris yang tepat dengan memuat poin-poin di atas? Jangan lupa, pada proses tahapan pembuatan sebelumnya kamu juga perlu memberikan Surat Pernyataan Ahli Waris sebagai salah satu syarat administrasinya. Berikut adalah contoh Surat Pernyataan Ahli Waris untuk jual beli rumah dan tanah yang bisa dijadikan panduan.

SURAT PERNYATAAN AHLI WARIS

Kami yang bertanda tangan di bawah ini, kami para ahli waris dari Almarhum _________________ :

1. Nama lengkap : ______________________________

Nomor KTP : ______________________________

Tempat, tanggal lahir : ______________________________

Pekerjaan : ______________________________

Hubungan dengan Almarhum : (Bisa diisi dengan anak kandung, saudara kandung, dll.)

Alamat lengkap : ______________________________

2. Nama lengkap : ______________________________

Nomor KTP : ______________________________

Tempat, tanggal lahir : ______________________________

Pekerjaan : ______________________________

Hubungan dengan Almarhum : (Bisa diisi dengan anak kandung, saudara kandung, dll.)

Alamat lengkap : ______________________________

3. Nama lengkap : ______________________________

Nomor KTP : ______________________________

Tempat, tanggal lahir : ______________________________

Pekerjaan : ______________________________

Hubungan dengan Almarhum : (Bisa diisi dengan anak kandung, saudara kandung, dll.)

Alamat lengkap : ______________________________

Selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa

Dengan ini memberikan KUASA kepada:

Nama lengkap : _____________________________

Nomor KTP : _____________________________

Tempat, tanggal lahir : _____________________________

Hubungan dengan pemberi kuasa : (Bisa diisi dengan anak kandung, saudara kandung, dll.)

Pekerjaan : _____________________________

Alamat lengkap : _____________________________

Yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa

Kami sebagai pemberi kuasa menyatakan memberikan kuasa atau wewenang kepada penerima kuasa untuk mengurus penjualan harta waris peninggalan Almarhum ____________________ yang meninggal pada tanggal ____________.

Adapun harta peninggalan yang dimaksud berupa:

Sebidang tanah dan rumah yang berdiri di atasnya dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) nomor ___________ atas nama ____________.

Luas tanah adalah ___________ meter persegi sementara rumah yang berdiri di atasnya seluas ___________ meter persegi.

Tanah dan rumah tersebut berlokasi di _________________ (isi dengan alamat jelas).

Adapun batas-batas tanah dan rumah tersebut adalah di sebelah barat adalah _____________, sebelah timur adalah __________, sebelah utara adalah _____________, dan di sebelah selatan adalah _____________.

Kami juga memberikan kuasa kepada penerima kuasa untuk menandatangani Akta Jual Beli Tanah, menerima uang pembayaran, membuat tanda bukti pembayaran (kuitansi), melakukan tindakan hukum dengan pihak ketiga sehubungan dengan harta warisan, serta melakukan tindakan lain yang dianggap perlu.

Demikian surat kuasa ini kami buat dengan sebenar-benarnya tanpa ada paksaan dari pihak manapun untuk digunakan sebagaimana mestinya.

Dibuat di : _________________

Pada tanggal : _________________

Pemberi kuasa :

  1. ___________________ (nama lengkap, tanda tangan asli, dan materai asli)
  2. ___________________ (nama lengkap, tanda tangan asli, dan materai asli)
  3. ___________________ (nama lengkap, tanda tangan asli, dan materai asli)

Penerima kuasa : ____________________ (nama lengkap, tanda tangan asli, dan materai asli)

Saksi : 1. ___________________ (nama lengkap dan tanda tangan asli) 2. ___________________ (nama lengkap dan tanda tangan asli)

Mengetahui,

Lurah Desa ___________ Camat Kecamatan __________

_____________________ _________________________

(nama lengkap dan stempel resmi) (nama lengkap dan stempel resmi)

Contoh Surat Kuasa Ahli Waris Lainnya

Contoh Surat Kuasa Ahli Waris 1

Contoh Surat Kuasa Ahli Waris

Contoh Surat Kuasa Ahli Waris 2

Contoh Surat Kuasa Ahli Waris

Demikian artikel yang membahas tentang pengertian hingga contoh Surat Kuasa Ahli Waris tanah. Surat ini secara administratif menjamin kuasa warisan hanya dapat dipegang oleh ahli waris. Dengan begitu, urusan seperti transaksi jual beli harta waris dapat berjalan sebagaimana seharusnya. Semoga bermanfaat .

mediaproperti

Halo, Saya adalah penulis artikel dengan judul Contoh Surat Kuasa Ahli Waris, Pengertian dan Cara Membuat yang dipublish pada May 27, 2022 di website Media Properti

Artikel Terkait

3 Comments

  1. […] Contoh Surat Kuasa Ahli Waris, Pengertian dan Cara Membuat […]

  2. […] Baca juga : Contoh Surat Kuasa Ahli Waris, Pengertian dan Cara Membuat […]

  3. […] Contoh Surat Kuasa Ahli Waris, Pengertian dan Cara Membuat […]

Leave a Comment